CDC-Forestry UGM dan Mutu Institute Selenggarakan ESG & Carbon Accounting Training untuk Perkuat Kompetensi Keberlanjutan




Yogyakarta, 17 Oktober 2026 β Career Development Center (CDC) Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) berkolaborasi dengan Mutu Institute untuk menyelenggarakan ESG & Carbon Accounting Training pada Sabtu, 17 Oktober 2026, secara daring melalui Zoom Meeting. Pelatihan ini diikuti oleh tujuh peserta dan dirancang untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan praktis dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), menghitung emisi gas rumah kaca (GRK), serta menyusun strategi dekarbonisasi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya CDC-Forestry UGM dalam memperluas kesempatan pengembangan kompetensi profesional di bidang keberlanjutan, sekaligus memperkuat keterhubungan antara pengetahuan akademik dan kebutuhan industri dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.
Pelatihan dibuka oleh Ir. Hermudananto, S.Hut., M.Sc., IPM., ASEAN Eng., selaku Ketua CDC-Forestry UGM. Dalam sambutannya, pembukaan kegiatan menandai pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam memahami isu keberlanjutan dan akuntansi karbon, yang semakin relevan bagi organisasi dan perusahaan dalam mengelola dampak lingkungan serta memenuhi kebutuhan pelaporan keberlanjutan.
Pelatihan ini menghadirkan Iddo Fadhlil Ratmana, seorang Carbon Project Development & MRV Expert sekaligus GHG Verifier, sebagai narasumber, serta dimoderatori oleh Alifyani Rizkita Zalzabil (Salsa) dari Mutu Institute. Dengan kompetensi di bidang pengembangan proyek karbon, pengukuran, pelaporan, dan verifikasi (Measurement, Reporting, and Verification/MRV), narasumber memberikan perspektif teknis mengenai identifikasi isu ESG, penghitungan jejak karbon, serta pengembangan strategi pengurangan emisi.
Empat Materi Utama: dari ESG hingga Strategi Dekarbonisasi
Pelatihan berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 16.00 WIB, mencakup rangkaian pembelajaran, diskusi, dan evaluasi bagi peserta. Materi disusun secara bertahap agar peserta dapat memahami konsep ESG dan menghubungkannya dengan pengukuran emisi serta strategi keberlanjutan organisasi.
Materi pertama, Pengantar dan Identifikasi Isu ESG Perusahaan, membahas pemahaman dasar mengenai aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola serta pentingnya mengidentifikasi isu ESG yang relevan dengan aktivitas dan karakteristik perusahaan.
Materi kedua, Dasar Carbon Accounting dan Emisi Gas Rumah Kaca (Scope 1, 2, dan 3), memperkenalkan konsep akuntansi karbon dan klasifikasi sumber emisi. Pembahasan ini menjadi dasar untuk memahami bagaimana emisi langsung maupun emisi tidak langsung dari aktivitas organisasi dapat diidentifikasi dan dikelola secara sistematis.
Materi ketiga, Perhitungan Carbon Footprint dan Data Emisi, berfokus pada pemahaman mengenai jejak karbon serta kebutuhan data dalam penghitungan emisi. Penguasaan aspek ini penting untuk membantu organisasi membangun inventarisasi emisi yang dapat digunakan sebagai dasar pemantauan dan evaluasi kinerja lingkungan.
Materi keempat, Strategi Dekarbonisasi, ESG Reporting, dan Carbon Disclosure, membahas keterkaitan antara hasil penghitungan emisi, upaya pengurangan emisi, dan penyampaian informasi keberlanjutan. Peserta diperkenalkan pada pentingnya menggunakan data emisi untuk mendukung penyusunan strategi dekarbonisasi dan meningkatkan transparansi kinerja keberlanjutan organisasi.
Selain pemaparan materi, kegiatan juga mencakup sesi diskusi untuk memperdalam pemahaman peserta dan membahas penerapan konsep dalam konteks organisasi maupun industri.
Pembelajaran Terstruktur dan Evaluasi Kompetensi
Untuk mendukung proses pembelajaran, pelatihan dilengkapi dengan pre-test sebelum penyampaian materi dan post-test pada akhir sesi. Kedua tahapan evaluasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan untuk meninjau pemahaman peserta terhadap materi pelatihan.
Melalui pendekatan yang menggabungkan pengenalan konsep, pembahasan teknis, dan diskusi, pelatihan ini diharapkan dapat membantu peserta memahami hubungan antara identifikasi isu ESG, penghitungan jejak karbon, dan perumusan langkah pengurangan emisi.
Kompetensi tersebut semakin penting seiring meningkatnya perhatian terhadap transparansi kinerja lingkungan, pengelolaan risiko keberlanjutan, serta kebutuhan organisasi untuk mengembangkan strategi bisnis yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat.
Memperkuat Kolaborasi Pengembangan Kompetensi Keberlanjutan
Penyelenggaraan ESG & Carbon Accounting Training menjadi salah satu bentuk kolaborasi CDC-Forestry UGM dan Mutu Institute dalam mendukung pengembangan kapasitas sumber daya manusia di bidang keberlanjutan dan perubahan iklim.
Bagi CDC-Forestry UGM, kolaborasi dengan lembaga pelatihan dan praktisi industri merupakan bagian dari upaya memperluas akses pembelajaran profesional yang relevan dengan perkembangan kebutuhan dunia kerja. Sementara itu, pembahasan ESG dan akuntansi karbon membuka peluang bagi peserta untuk memperdalam kompetensi yang dapat diterapkan di berbagai sektor, termasuk kehutanan, pengelolaan sumber daya alam, industri, konsultansi lingkungan, dan pengembangan proyek karbon.
Melalui kegiatan ini, CDC-Forestry UGM terus mendorong pembelajaran berkelanjutan dan penguatan kompetensi profesional agar peserta mampu memahami tantangan keberlanjutan secara lebih komprehensif serta berkontribusi dalam pengembangan praktik organisasi yang lebih bertanggung jawab.
Penulis: Hermudananto
















