Belajar Rehabilitasi Hutan dari Lapangan: Pengalaman Magang di PT Tectona Alas Makmur

Yogyakarta, 16 Maret 2026 – Program Magang menjadi salah satu sarana bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar langsung di dunia kerja. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memperdalam pengetahuan teoritis yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga mengasah keterampilan praktis di bidang kehutanan.

Salah satu mahasiswa yang mengikuti program ini adalah Muhammad Suryanto, mahasiswa Sarjana Terapan Pengelolaan Hutan, Universitas Gadjah Mada (UGM) semester 7. Ia berkesempatan melaksanakan kegiatan magang di PT Tectona Alas Makmur, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang rehabilitasi hutan dan lahan. Kegiatan magang ini berlangsung selama empat bulan, yaitu dari 10 September 2025 hingga 10 Januari 2026, dengan lokasi kegiatan di wilayah operasional perusahaan di Kalimantan Timur.

Kesempatan mengikuti magang di PT Tectona Alas Makmur diperoleh melalui dukungan Career Development Center Forestry UGM (CDC Forestry UGM) yang secara aktif membagikan informasi terkait peluang magang bagi mahasiswa. Informasi mengenai open recruitment magang pertama kali diketahui melalui media sosial Instagram CDC Forestry UGM. Setelah melihat informasi tersebut, Muhammad Suryanto tertarik untuk mendaftar dan mengisi formulir pendaftaran yang telah disediakan.

Setelah melalui proses pendaftaran dan seleksi, Muhammad Suryanto menerima kabar melalui email konfirmasi bahwa dirinya dinyatakan lolos untuk mengikuti program magang di PT Tectona Alas Makmur. Pengumuman tersebut menjadi momen yang membahagiakan sekaligus membuka kesempatan berharga untuk belajar langsung di lingkungan kerja profesional.

Sebelum memulai kegiatan magang, Muhammad Suryanto melakukan koordinasi awal dengan pihak PT Tectona Alas Makmur dan CDC Forestry UGM untuk melengkapi berbagai persyaratan administrasi serta mempersiapkan keberangkatan menuju lokasi kegiatan di Kalimantan Timur. Selama menjalani program magang di PT Tectona Alas Makmur, Muhammad Suryanto memperoleh banyak pengalaman dan pembelajaran yang berharga, khususnya dalam bidang rehabilitasi dan reklamasi hutan. Ia berkesempatan untuk mempelajari berbagai kegiatan teknis, mulai dari perencanaan rehabilitasi hutan, pengelolaan lahan rehabilitasi, perawatan dan pemeliharaan tanaman rehabilitasi hutan di lapangan dan kegiatan evaluasi tanaman rehabilitasi, yang bertujuan untuk menilai perkembangan dan keberhasilan program rehabilitasi hutan.

Melalui pengalaman ini, Muhammad Suryanto dapat memahami secara langsung bagaimana konsep pengelolaan hutan yang dipelajari di perkuliahan diterapkan dalam praktik di lapangan. Kegiatan magang ini juga memberikan wawasan baru mengenai pentingnya rehabilitasi hutan dalam menjaga kondisi lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam yang bertanggung jawab.

Di akhir kegiatan magang, Muhammad Suryanto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Tectona Alas Makmur yang telah memberikan kesempatan belajar serta pengalaman berharga selama magang. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada CDC Forestry UGM yang telah memfasilitasi mahasiswa dalam memperoleh informasi dan kesempatan magang.

Penulis: Muhammad Suryanto

Similar Posts

  • |

    CDC-Forestry UGM Gelar Serangkaian Kegiatan Pengembangan Karier dan Kolaborasi Internasional di Bulan Juni 2025

    Pada bulan Juni 2025, Career Development Center (CDC) Fakultas Kehutanan UGM kembali menunjukkan komitmennya dalam mempersiapkan mahasiswa dan alumni menghadapi dunia kerja melalui serangkaian kegiatan pengembangan karier dan kolaborasi internasional. Kegiatan ini meliputi berbagai program inspiratif yang bertujuan memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi, serta membangun jejaring strategis di tingkat nasional dan internasional.
     
    Salah satu kegiatan utama adalah Global Education Pathways yang diselenggarakan pada 14 Juni 2025. Dalam kegiatan ini, empat alumni UGM yang sedang menempuh studi di Australia, Jepang, Jerman, dan Amerika Serikat berbagi pengalaman mereka mendapatkan beasiswa internasional seperti LPDP, ADB-JSP, DAAD, dan Fulbright. Peserta yang mengikuti secara daring sebanyak 96 orang ini memperoleh wawasan lengkap mengenai peluang beasiswa, strategi aplikasi, serta pengalaman studi di luar negeri, sehingga dapat memotivasi dan mempersiapkan mereka untuk studi lanjutan di berbagai benua.
     
    Selain itu, CDC-Forestry UGM bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar kegiatan Knowledge Sharing bertajuk “Raih Peluang, Jemput Mimpi, dan Jadilah Generasi Emas Indonesia” pada 18 Juni 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 23 peserta secara luring di Fakultas Kehutanan UGM dan bertujuan memotivasi generasi muda agar mampu mengembangkan potensi terbaiknya melalui berbagai peluang yang tersedia.
     
    Dalam rangka pengembangan talenta, CDC-Forestry UGM juga menyelenggarakan Talent Development Class: Collabora-talk – The Art of Networking pada 26 Juni 2025. Kerja sama dengan Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM ini menghadirkan narasumber seperti Dr. Rangga Dachlan dan Hermudananto. Kegiatan daring ini membekali 35 peserta dari kelompok AGRO di UGM dengan strategi membangun jejaring profesional sejak masa kuliah, sehingga mereka dapat lebih siap bersaing di dunia kerja.
     
    Selain kegiatan pengembangan individu, CDC-Forestry UGM turut aktif dalam mendukung pelaksanaan Tracer Study UGM 2025. Program ini bertujuan memetakan relevansi pendidikan, kesiapan kerja, dan kontribusi alumni Fakultas Kehutanan di berbagai bidang profesi. Data yang terkumpul akan menjadi dasar untuk pengembangan kurikulum dan strategi peningkatan daya saing lulusan, memastikan bahwa pendidikan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
     
    Sebagai bagian dari upaya meningkatkan akses informasi dan layanan karier, sejak 30 Juni 2025, situs resmi CDC-Forestry UGM dapat diakses di https://cdc-forestry.fkt.ugm.ac.id. Website ini menjadi pusat informasi mengenai peluang karier, pelatihan, lowongan pekerjaan, serta kegiatan kolaboratif yang relevan bagi mahasiswa dan alumni.
     
    Dalam rangka memperluas jejaring dan peluang kolaborasi, CDC-Forestry UGM menjalin komunikasi awal dengan berbagai mitra potensial, seperti MiriCanvas (platform desain grafis online berbasis AI), Beehive Drones (solusi pemetaan dan monitoring berbasis drone), Daemeter (konsultan pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan), dan CarbonEthic (pengembang proyek karbon berbasis alam). Kemitraan ini diharapkan dapat membuka peluang magang, penelitian, kompetisi, dan program pengembangan kapasitas di bidang kehutanan dan lingkungan.
     
    Seluruh rangkaian kegiatan ini secara langsung mendukung pencapaian beberapa Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 8 mengenai Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 13 tentang Aksi Iklim, SDG 15 terkait Kehidupan di Darat, dan SDG 17 mengenai Kemitraan untuk Tujuan. Melalui berbagai program ini, CDC-Forestry UGM berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dalam pengembangan kapasitas, memperkuat kesiapan karier mahasiswa dan alumni, serta memperluas jejaring kerjasama demi masa depan yang lebih berkelanjutan.
     
    Penulis: Hermudananto

  • |

    Enam Mahasiswa Fakultas Kehutanan dan Vokasi UGM Terseleksi Magang di PT. Royal Lestari Utama (Michelin)

    Career Development Center Fakultas Kehutanan UGM (CDC-Forestry UGM) kembali mencatat prestasi membanggakan dengan terpilihnya enam mahasiswa untuk mengikuti program magang di PT. Royal Lestari Utama (Michelin) dari total sepuluh pendaftar. Program magang ini tidak hanya memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk terjun langsung dalam dunia industri, tetapi juga menjadi ajang untuk memperdalam keilmuan melalui pengambilan data penelitian.

    Para mahasiswa yang terseleksi akan terlibat dalam berbagai proyek strategis, mulai dari praktik dan produktivitas petani karet, analisis kesehatan perkebunan karet, pemanfaatan kayu karet, hingga studi tantangan dan manfaat bagi petani, penelusuran rantai pasok karet rakyat, serta penelitian keberagaman dan pertumbuhan tanaman restorasi. Kegiatan ini akan berlangsung di berbagai unit bisnis (BU) perusahaan yang tersebar di Jambi dan Kalimantan, dengan durasi magang antara September 2025 hingga Januari 2026, dibimbing langsung oleh mentor profesional di masing-masing bidang.
    Keenam mahasiswa tersebut adalah Galuh Ramadhan, Fatchu Rahman, Naufal Ozora, Safiera Anindya, Rosalia Belle Islamae, dan Ardhian Sri Hermawan. Mereka akan memanfaatkan kesempatan ini untuk mengasah keterampilan teknis, memperluas jejaring profesional, serta memperkuat kompetensi dalam menghadapi tantangan nyata di dunia kerja. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata komitmen CDC-Forestry UGM dalam memfasilitasi mahasiswa agar siap bersaing di level nasional maupun internasional melalui pengalaman kerja lapangan yang relevan dan berbobot.

    Penulis: Hermudananto

  • |

    Selamat! Mahasiswa UGM Diterima Program Magang di PT. Tectona Alas Makmur Tahun 2025

    Yogyakarta, 25 Agustus 2025 – CDC-Forestry Fakultas Kehutanan UGM mengucapkan selamat kepada mahasiswa yang telah berhasil lolos seleksi program Magang Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) PT. Tectona Alas Makmur. Program ini akan dilaksanakan mulai Agustus 2025 di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur dengan durasi 2–3 bulan.

    Mahasiswa yang diterima dalam program magang ini adalah:

    • Naufal Fikri Syamsuddin (Fakultas Kehutanan, 2023)
    • Aqilla Khaizuran Putra Sudrajat (Vokasi – Pengelolaan Hutan, 2022)
    • Amelia Ratu Berliana (Fakultas Kehutanan, 2022)
    • Muhammad Suryanto (Vokasi – Pengelolaan Hutan, 2022)

    Program magang ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk terjun langsung dalam kegiatan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL), sekaligus memperdalam keterampilan GIS dan Pemetaan, serta memperoleh pengalaman praktis dalam pengelolaan hutan di kawasan pembangunan IKN.

    Selamat kepada para mahasiswa terpilih, semoga pengalaman berharga ini dapat menjadi bekal penting dalam pengembangan kompetensi akademik maupun profesional di bidang kehutanan dan lingkungan.

    Penulis : Hermudananto

  • |

    Pelatihan Sistem Manajemen Mutu SNI ISO 9001:2015 Bekali Mahasiswa dengan Kompetensi Dunia Kerja

    Yogyakarta, 22 April 2025 – Career Development Center Fakultas Kehutanan UGM (CDC-Forestry UGM) kembali mengadakan kegiatan pengembangan kapasitas mahasiswa melalui Pelatihan Sistem Manajemen Mutu SNI ISO 9001:2015, yang dilaksanakan di Auditorium Fakultas Kehutanan UGM pada Selasa, 22 April 2025. Kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi dengan MUTU Institute sebagai mitra pelaksana.
    Pelatihan menghadirkan narasumber Wahyu Riyadi, S.Si., M.M., yang memberikan materi komprehensif mengenai prinsip-prinsip Sistem Manajemen Mutu, termasuk penerapan siklus PDCA (Plan-Do-Check-Act) dan pentingnya dokumentasi sistem sesuai standar SNI ISO 9001:2015.

    Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 102 peserta yang mendaftar. Setelah dilakukan evaluasi melalui form umpan balik, sebanyak 68 peserta dinyatakan berhak menerima sertifikat partisipasi.
    Melalui pelatihan ini, para peserta mendapatkan pemahaman dasar mengenai sistem manajemen mutu yang sangat relevan dengan kebutuhan di dunia kerja, terutama dalam menunjang daya saing lulusan di lingkungan profesional dan industri. Diharapkan kegiatan ini menjadi bekal awal mahasiswa untuk menghadapi tantangan manajerial di masa depan.

    Penulis : Hermudananto
    Dokumentasi : Tim CDC Forestry

  • |

    EPIC Test 2025: Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kompetensi Bahasa Inggris Mahasiswa Kehutanan UGM

    Yogyakarta, 29 Oktober 2025 – Asosiasi Mahasiswa Kehutanan Internasional (International Forestry Students’ Association/IFSA) berkolaborasi dengan Career Development Center (CDC) Fakultas Kehutanan UGM sukses menyelenggarakan EPIC TEST 2025 “Conquer & Connect: Bridging Worlds with Confident Communication”, sebuah rangkaian kegiatan peningkatan kemampuan bahasa Inggris yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peserta memahami tingkat kemahiran berbahasa mereka serta mempersiapkan diri menghadapi berbagai peluang akademik dan profesional. Kegiatan ini berlangsung dalam dua sesi utama, bekerja sama dengan OMNI English Indonesia, menghadirkan Hary Prasojo Syafa’atillah, CEO & Founder OMNI English Indonesia, sebagai narasumber.

    Rangkaian acara dimulai dengan Masterclass Session pada Jumat, 24 Oktober, bertempat di Auditorium Fakultas Kehutanan UGM. Pada sesi ini, peserta mendapatkan strategi efektif, tips praktis, dan wawasan mendalam mengenai cara menghadapi tes kemampuan bahasa Inggris secara optimal. Kegiatan ini tidak hanya membekali peserta dengan teknik menghadapi ujian, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai komunikasi yang percaya diri dan efektif dalam konteks global.

    Selanjutnya, pada Rabu, 29 Oktober, dilaksanakan sesi English Proficiency Test, yaitu tes kemampuan bahasa Inggris sesungguhnya yang memberikan hasil objektif sekaligus sertifikat resmi bagi peserta. Sertifikat tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari syarat kelulusan, beasiswa, hingga persiapan memasuki dunia kerja. Selain itu, peserta juga memperoleh sertifikat masterclass serta kesempatan untuk berjejaring dan mendapatkan panduan personal dalam meningkatkan skor mereka di masa mendatang.

    Kegiatan EPIC Test 2025 diikuti oleh 57 peserta, yang menunjukkan antusiasme tinggi untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris serta kesiapan menghadapi tantangan global. CDC–Forestry UGM berharap program ini dapat menjadi langkah awal bagi mahasiswa dan peserta lain untuk mengembangkan potensi diri, memperluas peluang masa depan, serta membangun kepercayaan diri dalam berkomunikasi di tingkat internasional.

    Penulis: Hermudananto

  • |

    Sharing Session “Green Future, Green Career” Membangun Semangat Mahasiswa Menuju Karier Kehutanan Berkelanjutan

    Yogyakarta, 16 Oktober 2025 — Career Development Center Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (CDC-Forestry UGM) menyelenggarakan kegiatan Sharing Session bertajuk “Green Future, Green Career: Membangun Masa Depan Berkelanjutan melalui Kehutanan” pada Kamis (16/10) di Selasar Gedung The Integrated Forest Farming Learning Centre (IFFLC) Fakultas Kehutanan UGM.

    Kegiatan ini diikuti secara hybrid, baik luring maupun daring, dan dihadiri oleh mahasiswa dan alumni. Kegiatan ini bertujuan membuka wawasan mahasiswa tentang peluang karier di bidang kehutanan dalam konteks pembangunan berkelanjutan dan ekonomi hijau.

    Pelatihan menghadirkan lima narasumber inspiratif dari latar belakang yang beragam, yakni:

    • Nurpana Sulaksono – Kasubag TU Taman Nasional Gunung Merbabu,
    • Rendy Agung Firmansyah – CEO PT Trifos Internasional Sertifikasi (TRIC),
    • Wiryawan – Owner MEDJORA Café & Resto,
    • Imam A. El Marzuq – Global Lead Thriving Landscapes, Rainforest Alliance,
    • Ragita Wirastri – Manajer Promosi, Marketing & Komunikasi, Indonesian Forestry Certification Cooperation (IFCC).

    Acara dipandu oleh Hermudananto, Ketua CDC-Forestry UGM, yang juga bertindak sebagai moderator. Para narasumber membagikan pengalaman dan pandangan mereka tentang peran penting sektor kehutanan dalam menghadapi tantangan global, termasuk peluang karier di bidang konservasi, sertifikasi, wirausaha hijau, dan lembaga internasional.

    “Mahasiswa kehutanan memiliki peluang besar untuk berkontribusi dalam berbagai bidang, tidak hanya di lapangan, tetapi juga dalam inovasi bisnis dan kebijakan berkelanjutan,” ujar Hermudananto dalam sambutannya.

    Kegiatan ini turut dihadiri oleh Hero Marhaento, perwakilan alumni Kehutanan UGM angkatan 2000 (Wanawasa 2000) yang tengah merayakan reuni 25 tahun. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula seremonial penyerahan renovasi ruang CDC-Forestry UGM yang berlokasi di lantai 7 Gedung IFFLC, sebagai bentuk kontribusi alumni untuk mendukung pengembangan kapasitas dan kompetensi generasi muda forester.

    “Renovasi ruang CDC ini merupakan wujud nyata kepedulian alumni terhadap adik-adiknya di Fakultas Kehutanan. Kami berharap ruang ini dapat menjadi pusat pengembangan karier dan inovasi mahasiswa,” ujar Hero Marhaento.

    Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Ir. Dwiko Budi Permadi, S.Hut., M.Sc., Ph.D., IPU, memberikan sambutan penutup sekaligus apresiasi yang tinggi kepada alumni Kehutanan UGM angkatan 2000 atas dukungan dan kontribusinya bagi pengembangan kampus.

    “Sinergi antara mahasiswa, alumni, dan fakultas seperti ini adalah modal penting untuk membangun generasi forester yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global,” ujar Dwiko.

    Acara ditutup dengan penyerahan suvenir kepada para narasumber oleh Hairi Cipta, perwakilan CDC-Forestry UGM, serta sesi foto bersama seluruh peserta, narasumber, dan panitia sebagai penanda berakhirnya kegiatan penuh inspirasi ini.

    Melalui kegiatan ini, CDC-Forestry UGM berharap mahasiswa semakin termotivasi untuk menyiapkan karier di bidang kehutanan yang tidak hanya berorientasi pada pekerjaan, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

    Penulis: Hermudananto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *