|

Delegasi Tokyo Metropolitan Government Jajaki Potensi SDM di Fakultas Kehutanan UGM

Yogyakarta, 2 Desember 2025 — Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (FKT UGM) menerima kunjungan strategis dari delegasi Pemerintah Prefektur Tokyo Metropolitan (Tokyo Metropolitan Government/TMG) pada Selasa (2/12). Delegasi dari Biro Industri dan Tenaga Kerja, khususnya Divisi Kehutanan, ini hadir dengan didampingi oleh staf KBRI Tokyo dan Kementerian Luar Negeri RI.

Kunjungan ini bertujuan memetakan potensi sumber daya manusia (SDM) di Indonesia guna menjawab kebutuhan tenaga kerja sektor kehutanan di Jepang yang tengah menghadapi tantangan defisit tenaga terampil. Agenda kunjungan meliputi diskusi terbatas, kuliah umum, hingga peninjauan fasilitas laboratorium.

Rangkaian kegiatan diawali dengan diskusi terbatas yang dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan SDM, Dr. Kaharuddin; Direktur KHDTK Wanagama I, Rini Pujiarti, Ph.D.; Ketua CDC-Forestry FKT UGM, Hermudananto.; serta dosen FKT UGM lainnya, Dr. Ratih Madya Septiana dan Dr. Hairi Cipta.

Diskusi tersebut membahas berbagai peluang kerja sama strategis, antara lain program magang mahasiswa, pengembangan kurikulum yang relevan dengan sektor kehutanan dan industri kayu di Jepang, serta inisiatif pelatihan kompetensi.

Agenda berlanjut dengan kuliah umum yang dihadiri oleh mahasiswa Program Sarjana (S1) dan Pascasarjana (S2). Dalam sesi yang dimoderatori oleh Dr. Hairi Cipta ini, perwakilan TMG, Mr. Ryota Higashi, memaparkan situasi terkini industri kehutanan di Tokyo. Dengan dibantu oleh Bapak Andri Sumaryadi selaku penerjemah, materi tersampaikan dengan baik dan memicu antusiasme peserta. Hal ini terlihat dari jalannya diskusi yang interaktif serta tingginya minat mahasiswa untuk berkarier di Jepang.

Sebagai penutup rangkaian acara, delegasi diajak meninjau infrastruktur riset dan pembelajaran di sejumlah laboratorium. Kunjungan dilakukan ke Laboratorium Pemanenan Hasil Hutan yang dipandu oleh Dr. Ratih Madya Septiana dan Hermudananto.; Laboratorium Pengolahan Hasil Hutan dipandu oleh Denny Irawati, Ph.D. dan Dr.Agr.Sc. Siti Hanifah Mahdiyanti; serta Laboratorium Silvikultur Intensif yang dipandu oleh Ananto Triyogo, Ph.D.

Meski peluang terbuka lebar, kedua belah pihak menyoroti tantangan teknis terkait prosedur pendaftaran dan persyaratan kerja yang perlu segera dijembatani agar kerja sama ini dapat terealisasi dengan optimal.

Penulis: Hairi Cipta

Similar Posts

  • Fakultas Kehutanan UGM Selenggarakan Gender Equality and Social Inclusion (GESI) Talkshow dan FGD untuk Perkuat Perspektif Inklusif dalam Sektor Kehutanan

    Yogyakarta, 10 Januari 2025 — Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan GESI Talkshow and Focus Group Discussion (FGD) bertempat di Auditorium Fakultas Kehutanan UGM. Kegiatan yang diinisiasi oleh Dr. Dwi Laraswati, S.Si. berkolaborasi dengan Career Development Center (CDC) Forestry UGM ini merupakan bagian dari aktivitas pengajaran yang bertujuan memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai integrasi prinsip Gender Equality and Social Inclusion (GESI) dalam sektor kehutanan dan perubahan iklim.

    Sebanyak kurang lebih 150 mahasiswa Universitas Gadjah Mada hadir sebagai peserta dalam forum edukatif dan partisipatif ini. Turut hadir sebagai narasumber Wakil Dekan Fakultas Kehutanan UGM, perwakilan dari UNICEF, perwakilan RECOFTC Indonesia, serta perwakilan International Forestry Students’ Association (IFSA).

    Penguatan Perspektif Gender dan Inklusi Sosial dalam Kehutanan

    Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan pembukaan oleh pimpinan fakultas yang menegaskan urgensi perspektif gender dan inklusi sosial dalam pembangunan kehutanan berkelanjutan. Dalam sambutannya disampaikan bahwa pengelolaan hutan tidak hanya berbicara tentang aspek ekologis dan ekonomi, tetapi juga harus memastikan keadilan akses, partisipasi, dan manfaat bagi seluruh kelompok masyarakat, termasuk perempuan dan kelompok rentan.

    Sesi talkshow menghadirkan diskusi komprehensif mengenai konsep dasar GESI, tantangan partisipasi perempuan dalam perhutanan sosial, hambatan struktural yang masih terjadi di tingkat tapak, serta praktik-praktik implementasi inklusif dalam pengelolaan sumber daya alam. Diskusi berlangsung interaktif melalui pemaparan materi dan sesi tanya jawab yang mendorong partisipasi aktif mahasiswa.

    FGD sebagai Ruang Perumusan Rekomendasi Strategis

    Setelah sesi talkshow, kegiatan dilanjutkan dengan FGD. Peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil untuk mendiskusikan isu-isu strategis, antara lain hambatan penerapan prinsip GESI, strategi peningkatan partisipasi kelompok rentan, serta penguatan kebijakan berbasis akademik yang responsif gender dan inklusi sosial.

    Hasil diskusi dari masing-masing kelompok dipresentasikan di hadapan narasumber dan peserta lainnya untuk mendapatkan tanggapan serta penguatan perspektif. Proses ini menghasilkan sejumlah rekomendasi yang diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan program kehutanan yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan.

    Komitmen Bersama Menuju Kehutanan yang Lebih Inklusif

    Kegiatan ditutup dengan penyampaian kesimpulan serta penguatan komitmen bersama untuk mendorong integrasi prinsip GESI dalam pendidikan, penelitian, dan praktik kehutanan di masa mendatang. Melalui forum ini, Fakultas Kehutanan UGM kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang adaptif terhadap isu global serta berkomitmen pada pembangunan berkelanjutan yang berkeadilan sosial.

    Penulis: Wulan Emilia

  • |

    Kesempatan Magang Periode Agustus 2026 di PT Bumitama Gunajaya Agro

    MAGANG DI INDUSTRI PERKEBUNAN? WHY NOT!

    PT Bumitama Gunajaya Agro membuka kesempatan Magang Mandiri 2026 untuk kamu yang ingin mendapatkan pengalaman nyata di dunia kerja.

    📍 Penempatan: Kalimantan Barat / Kalimantan Tengah
    📅 Durasi: Juli – Desember 2026 (min. 5 bulan)

    🎓 Untuk mahasiswa minimal semester 5 dari jurusan:
    Agronomi • Agroteknologi • Ilmu Tanah • Teknik Pertanian • Kehutanan • Agribisnis • Teknik Mesin / Elektro

    📲 Daftar sekarang:
    bit.ly/BGAMagangMandiri2026
    atau scan QR pada poster.

    ✨ Saatnya belajar langsung dari industri dan memperluas pengalamanmu!

  • Kupas Tuntas Carbon Management Bersama Praktisi Global Dari Control Union

    Yogyakarta, 02 April 2026 – Career Development Center Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (CDC Forestry UGM) kembali menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Carbon Management for Businesses: Ensuring Credible Action through Validation and Verification Body” pada Kamis, 2 April 2026. Kegiatan ini menghadirkan narasumber internasional, Gayan Ranasinghe dari Control Union.

    Bertempat di Dome IFFLC Lantai 7 Fakultas Kehutanan UGM, acara ini berlangsung dengan antusiasme tinggi. Tercatat lebih dari 50 peserta mengikuti kegiatan ini, baik secara luring (offline) maupun daring (online).

    Dalam kuliah umum ini, peserta diajak memahami secara komprehensif konsep carbon management dalam dunia bisnis, termasuk bagaimana mekanisme carbon credit bekerja serta pentingnya proses validasi dan verifikasi oleh lembaga independen. Materi yang disampaikan menekankan bahwa aksi lingkungan perusahaan tidak hanya perlu dilakukan, tetapi juga harus dapat dibuktikan secara kredibel sesuai standar internasional.

    Gayan Ranasinghe menjelaskan bahwa keberadaan Validation and Verification Body (VVB) menjadi kunci dalam memastikan bahwa klaim pengurangan emisi yang dilakukan perusahaan benar-benar terukur, transparan, dan dapat dipercaya. Hal ini menjadi semakin penting seiring meningkatnya tuntutan global terhadap praktik bisnis berkelanjutan.

    Kegiatan ini juga membuka wawasan mahasiswa mengenai peluang karier di bidang karbon dan keberlanjutan, yang saat ini berkembang pesat di tingkat global. Diskusi interaktif yang terjadi selama sesi tanya jawab menunjukkan tingginya minat peserta terhadap isu perubahan iklim dan implementasinya di sektor kehutanan maupun industri.

    Melalui kegiatan ini, CDC Forestry UGM berharap dapat terus menjembatani mahasiswa dengan dunia profesional, khususnya dalam isu-isu strategis seperti climate action dan sustainability. SDG 13: Climate Action – melalui peningkatan pemahaman terkait mitigasi perubahan iklim dan pengelolaan karbon

    Dengan semakin berkembangnya pasar karbon dan meningkatnya kebutuhan akan tenaga ahli di bidang ini, kegiatan seperti ini diharapkan mampu mendorong lahirnya generasi rimbawan yang siap menjadi carbon expert di masa depan.

    Penulis: Hermudananto

  • |

    Sharing Session “Green Future, Green Career” Membangun Semangat Mahasiswa Menuju Karier Kehutanan Berkelanjutan

    Yogyakarta, 16 Oktober 2025 — Career Development Center Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (CDC-Forestry UGM) menyelenggarakan kegiatan Sharing Session bertajuk “Green Future, Green Career: Membangun Masa Depan Berkelanjutan melalui Kehutanan” pada Kamis (16/10) di Selasar Gedung The Integrated Forest Farming Learning Centre (IFFLC) Fakultas Kehutanan UGM.

    Kegiatan ini diikuti secara hybrid, baik luring maupun daring, dan dihadiri oleh mahasiswa dan alumni. Kegiatan ini bertujuan membuka wawasan mahasiswa tentang peluang karier di bidang kehutanan dalam konteks pembangunan berkelanjutan dan ekonomi hijau.

    Pelatihan menghadirkan lima narasumber inspiratif dari latar belakang yang beragam, yakni:

    • Nurpana Sulaksono – Kasubag TU Taman Nasional Gunung Merbabu,
    • Rendy Agung Firmansyah – CEO PT Trifos Internasional Sertifikasi (TRIC),
    • Wiryawan – Owner MEDJORA Café & Resto,
    • Imam A. El Marzuq – Global Lead Thriving Landscapes, Rainforest Alliance,
    • Ragita Wirastri – Manajer Promosi, Marketing & Komunikasi, Indonesian Forestry Certification Cooperation (IFCC).

    Acara dipandu oleh Hermudananto, Ketua CDC-Forestry UGM, yang juga bertindak sebagai moderator. Para narasumber membagikan pengalaman dan pandangan mereka tentang peran penting sektor kehutanan dalam menghadapi tantangan global, termasuk peluang karier di bidang konservasi, sertifikasi, wirausaha hijau, dan lembaga internasional.

    “Mahasiswa kehutanan memiliki peluang besar untuk berkontribusi dalam berbagai bidang, tidak hanya di lapangan, tetapi juga dalam inovasi bisnis dan kebijakan berkelanjutan,” ujar Hermudananto dalam sambutannya.

    Kegiatan ini turut dihadiri oleh Hero Marhaento, perwakilan alumni Kehutanan UGM angkatan 2000 (Wanawasa 2000) yang tengah merayakan reuni 25 tahun. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula seremonial penyerahan renovasi ruang CDC-Forestry UGM yang berlokasi di lantai 7 Gedung IFFLC, sebagai bentuk kontribusi alumni untuk mendukung pengembangan kapasitas dan kompetensi generasi muda forester.

    “Renovasi ruang CDC ini merupakan wujud nyata kepedulian alumni terhadap adik-adiknya di Fakultas Kehutanan. Kami berharap ruang ini dapat menjadi pusat pengembangan karier dan inovasi mahasiswa,” ujar Hero Marhaento.

    Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Ir. Dwiko Budi Permadi, S.Hut., M.Sc., Ph.D., IPU, memberikan sambutan penutup sekaligus apresiasi yang tinggi kepada alumni Kehutanan UGM angkatan 2000 atas dukungan dan kontribusinya bagi pengembangan kampus.

    “Sinergi antara mahasiswa, alumni, dan fakultas seperti ini adalah modal penting untuk membangun generasi forester yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global,” ujar Dwiko.

    Acara ditutup dengan penyerahan suvenir kepada para narasumber oleh Hairi Cipta, perwakilan CDC-Forestry UGM, serta sesi foto bersama seluruh peserta, narasumber, dan panitia sebagai penanda berakhirnya kegiatan penuh inspirasi ini.

    Melalui kegiatan ini, CDC-Forestry UGM berharap mahasiswa semakin termotivasi untuk menyiapkan karier di bidang kehutanan yang tidak hanya berorientasi pada pekerjaan, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

    Penulis: Hermudananto

  • Berita: Pelatihan Tes Bahasa Inggris

    Pelatihan Persiapan Tes Bahasa Inggris Tingkatkan Kesiapan Mahasiswa Hadapi Ujian Akademik dan Profesional

    Yogyakarta, 21 April 2025

    Pelatihan Persiapan Tes Bahasa Inggris Tingkatkan Kesiapan Mahasiswa Hadapi Ujian Akademik dan Profesional

    Yogyakarta, 21 April 2025

    Career Development Center Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (CDC-Forestry UGM) sukses menyelenggarakan Pelatihan Persiapan Tes Bahasa Inggris pada Senin, 21 April 2025. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama dengan Pusat Bahasa UGM sebagai narasumber, bertempat di Auditorium Fakultas Kehutanan UGM.
     
    Pelatihan ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan strategi dan pemahaman terkait berbagai tipe soal dalam tes bahasa Inggris, baik untuk keperluan akademik maupun profesional. Dr. Ashika Prajnya Paramita, sebagai narasumber utama, menyampaikan berbagai tips dan trik efektif dalam menghadapi tes bahasa Inggris. Dalam sesi penutup, Dr. Aprillia Firmonasari turut memberikan penjelasan singkat mengenai layanan yang tersedia di Pusat Bahasa UGM yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa.
     
    Untuk mengukur tingkat pemahaman peserta, panitia juga menyelenggarakan post-test di akhir sesi pelatihan. Dari sekitar 148 peserta yang mengikuti pelatihan, sebanyak 104 peserta dinyatakan berhak menerima sertifikat berdasarkan hasil form evaluasi yang dikumpulkan.
     
    Pelatihan ini memberikan hasil positif dengan meningkatnya kesiapan peserta dalam menghadapi berbagai tes bahasa Inggris. Harapannya, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala guna mendukung kesiapan dan daya saing mahasiswa di tingkat nasional maupun internasional.
     

  • |

    Fakultas Kehutanan UGM dan PT Daemeter Consulting Teken MoU Pengembangan SDM dan Pelatihan di Sektor Kehutanan dan Lingkungan

    Yogyakarta, 19 Agustus 2025 – Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) menjalin kerja sama strategis dengan PT Daemeter Consulting melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) mengenai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pelatihan di Sektor Kehutanan dan Lingkungan. Penandatanganan MoU berlangsung pada Selasa, 19 Agustus 2025 di Fakultas Kehutanan UGM, dan dilakukan langsung oleh Ir. Sigit Sunarta, S.Hut., M.Agr., Ph.D, IPU., selaku Dekan Fakultas Kehutanan UGM, bersama dengan Aisyah Erawati Sileuw, Presiden Direktur PT Daemeter Consulting.

    Acara ini turut dihadiri oleh Prof. Ir. Widiyatno, S.Hut., M.Sc., Ph.D., IPM, selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama; Hermudananto, Ketua Career Development Center (CDC-Forestry UGM); serta Sahat Aritonang, Director of Technical Operations PT Daemeter Consulting. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Kehutanan UGM menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah penting untuk memperkuat peran fakultas dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan praktis di dunia kerja kehutanan dan lingkungan. “Kerja sama ini akan membuka ruang bagi mahasiswa dan alumni untuk memperoleh pengalaman, pengetahuan, serta pelatihan yang relevan dengan kebutuhan industri, sehingga semakin memperkuat daya saing mereka di tingkat nasional maupun global,” ujar Ir. Sigit Sunarta.

    Sementara itu, Aisyah Erawati Sileuw menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan sektor swasta dalam mewujudkan praktik kehutanan yang berkelanjutan. “Kami percaya bahwa sinergi dengan dunia akademik akan mendorong lahirnya inovasi, sekaligus meningkatkan kapasitas SDM di sektor kehutanan dan lingkungan. MoU ini menjadi fondasi awal dari berbagai program pelatihan dan pengembangan yang akan kita jalankan bersama,” ungkapnya. Melalui MoU ini, ruang lingkup kerja sama meliputi penyelenggaraan pelatihan, workshop, magang, pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri, serta kolaborasi dalam penelitian terapan.

    Dengan adanya kolaborasi ini, Fakultas Kehutanan UGM dan PT Daemeter Consulting berkomitmen untuk berkontribusi dalam penguatan kapasitas SDM kehutanan dan lingkungan di Indonesia, guna mendukung tercapainya pembangunan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *