|

LEADERSHIP, TEAMWORK & PROJECT COLLABORATION FOR YOUNG PROFESSIONALS TRAINING

🚀 [LEADERSHIP, TEAMWORK & PROJECT COLLABORATION FOR YOUNG PROFESSIONALS TRAINING] 🚀
Siapkan dirimu jadi profesional muda yang unggul! Tingkatkan skill leadership, komunikasi, hingga conflict management bareng Mutu Institute dan CDC Forestry UGM! 💼✨
📅 Waktu & Lokasi Kegiatan
Tanggal: Sabtu, 17 Oktober 2026
Online Class (Zoom Meeting)
💡 Materi Utama:
Understanding Leadership for Young Professionals
Effective Communication & Collaboration
Teamwork & Team Performance
Project Collaboration & Coordination
Problem Solving & Conflict Management
Leadership & Teamwork Simulation
🎁 Benefit:
E-Certificate, Softmodul, & Doorprize!
🎟️ Harga Early Bird (10 Pendaftar Pertama):
Mahasiswa UGM: Rp300.000 (Normal Rp350.000)
Mahasiswa Umum: Rp400.000 (Normal Rp450.000)
🔗 Form Registrasi:
http://ugm.id/CDCMUTU
📞 Contact Person (WA):
Mutu Institute (Rizal): https://wa.me/6287872785517
CDC Forestry UGM: https://wa.me/6285117221813
IG: @mutu_institute | @cdc.forestryugm

Similar Posts

  • |

    ESG & CARBON ACCOUNTING TRAINING

    🌱 [ESG & CARBON ACCOUNTING TRAINING] 🌱
    Pahami konsep ESG, hitung jejak karbon, hingga susun strategi dekarbonisasi bareng Mutu Institute dan CDC Forestry UGM! 📊✨
    📅 Waktu Kegiatan
    Tanggal: Sabtu, 26 September 2026
    Tempat: Online via Zoom Meeting
    💡 Materi utama:
    Pengantar & Identifikasi Isu ESG Perusahaan
    Dasar Carbon Accounting & Emisi GRK (Scope 1, 2, & 3)
    Perhitungan Carbon Footprint & Data Emisi
    Strategi Dekarbonisasi, ESG Reporting & Carbon Disclosure
    🎁 Benefit:
    E-Certificate, Softmodul, & Doorprize!
    🎟️ Harga Early Bird (10 Pendaftar Pertama):
    Mahasiswa UGM: Rp300.000 (Normal Rp350.000)
    Mahasiswa Umum: Rp400.000 (Normal Rp450.000)
    🔗 Form Registrasi:
    http://ugm.id/CDCMUTU
    📞 Contact Person (WA):
    Mutu Institute (Salsa): https://wa.me/6281284299400
    CDC Forestry UGM: https://wa.me/6285117221813
    IG: @mutu_institute | @cdc.forestryugm
    Slot terbatas, amankan kursimu sekarang! 🚀

  • |

    CAREER READINESS: PERSONAL BRANDING, EFFECTIVE COMMUNICATION & LINKEDIN TRAINING

    💼 [CAREER READINESS: PERSONAL BRANDING, EFFECTIVE COMMUNICATION & LINKEDIN TRAINING] 💼
    Persiapkan kariermu secara maksimal! Bangun personal branding, kuasai komunikasi profesional, dan optimalkan profil LinkedIn bareng Mutu Institute dan CDC Forestry UGM! 🚀✨
    📅 Waktu & Lokasi Kegiatan
    Tanggal: Sabtu, 10 Oktober 2026
    Tempat: Online Class (Zoom Meeting)
    💡 Materi Utama:
    Mengenal Potensi & Tujuan Karier
    Membangun Personal Branding
    Komunikasi Efektif & Profesional
    Meningkatkan Kepercayaan Diri
    Mengoptimalkan Profil LinkedIn
    Membangun Networking & Peluang Karier
    🎁 Benefit:
    E-Certificate, Softmodul, & Doorprize!
    🎟️ Harga Early Bird (10 Pendaftar Pertama):
    Mahasiswa UGM: Rp300.000 (Normal Rp350.000)
    Mahasiswa Umum: Rp400.000 (Normal Rp450.000)
    🔗 Form Registrasi:
    http://ugm.id/CDCMUTU
    📞 Contact Person (WA):
    Mutu Institute (Rizal): https://wa.me/6287872785517
    CDC Forestry UGM: https://wa.me/6285117221813
    IG: @mutu_institute | @cdc.forestryugm

  • |

    Delegasi Tokyo Metropolitan Government Jajaki Potensi SDM di Fakultas Kehutanan UGM

    Yogyakarta, 2 Desember 2025 — Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (FKT UGM) menerima kunjungan strategis dari delegasi Pemerintah Prefektur Tokyo Metropolitan (Tokyo Metropolitan Government/TMG) pada Selasa (2/12). Delegasi dari Biro Industri dan Tenaga Kerja, khususnya Divisi Kehutanan, ini hadir dengan didampingi oleh staf KBRI Tokyo dan Kementerian Luar Negeri RI.

    Kunjungan ini bertujuan memetakan potensi sumber daya manusia (SDM) di Indonesia guna menjawab kebutuhan tenaga kerja sektor kehutanan di Jepang yang tengah menghadapi tantangan defisit tenaga terampil. Agenda kunjungan meliputi diskusi terbatas, kuliah umum, hingga peninjauan fasilitas laboratorium.

    Rangkaian kegiatan diawali dengan diskusi terbatas yang dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan SDM, Dr. Kaharuddin; Direktur KHDTK Wanagama I, Rini Pujiarti, Ph.D.; Ketua CDC-Forestry FKT UGM, Hermudananto.; serta dosen FKT UGM lainnya, Dr. Ratih Madya Septiana dan Dr. Hairi Cipta.

    Diskusi tersebut membahas berbagai peluang kerja sama strategis, antara lain program magang mahasiswa, pengembangan kurikulum yang relevan dengan sektor kehutanan dan industri kayu di Jepang, serta inisiatif pelatihan kompetensi.

    Agenda berlanjut dengan kuliah umum yang dihadiri oleh mahasiswa Program Sarjana (S1) dan Pascasarjana (S2). Dalam sesi yang dimoderatori oleh Dr. Hairi Cipta ini, perwakilan TMG, Mr. Ryota Higashi, memaparkan situasi terkini industri kehutanan di Tokyo. Dengan dibantu oleh Bapak Andri Sumaryadi selaku penerjemah, materi tersampaikan dengan baik dan memicu antusiasme peserta. Hal ini terlihat dari jalannya diskusi yang interaktif serta tingginya minat mahasiswa untuk berkarier di Jepang.

    Sebagai penutup rangkaian acara, delegasi diajak meninjau infrastruktur riset dan pembelajaran di sejumlah laboratorium. Kunjungan dilakukan ke Laboratorium Pemanenan Hasil Hutan yang dipandu oleh Dr. Ratih Madya Septiana dan Hermudananto.; Laboratorium Pengolahan Hasil Hutan dipandu oleh Denny Irawati, Ph.D. dan Dr.Agr.Sc. Siti Hanifah Mahdiyanti; serta Laboratorium Silvikultur Intensif yang dipandu oleh Ananto Triyogo, Ph.D.

    Meski peluang terbuka lebar, kedua belah pihak menyoroti tantangan teknis terkait prosedur pendaftaran dan persyaratan kerja yang perlu segera dijembatani agar kerja sama ini dapat terealisasi dengan optimal.

    Penulis: Hairi Cipta

  • |

    Pelatihan ESG dan Masa Depan Kehutanan Indonesia: CDC-Forestry UGM Hadirkan Praktisi Daemeter

    Yogyakarta, 19 Agustus 2025 – Career Development Center Fakultas Kehutanan UGM (CDC-Forestry UGM) menyelenggarakan pelatihan dengan tema “ESG dan Masa Depan Kehutanan Indonesia” pada Selasa (19/8) bertempat di Ruang Multimedia (A.303) Fakultas Kehutanan UGM. Kegiatan berlangsung pukul 14.00–16.00 WIB dan dihadiri oleh lebih dari 50 peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, dan praktisi kehutanan.

    Pelatihan menghadirkan Sahat Aritonang, Director of Technical Operation PT Daemeter, sebagai narasumber utama yang memaparkan pentingnya penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam membangun masa depan kehutanan yang berkelanjutan. Diskusi semakin menarik dengan kehadiran Aisyah Erawati Sileuw, Presiden Direktur PT Daemeter Consulting, yang turut serta dalam sesi tanya jawab untuk memberikan perspektif strategis terkait peluang dan tantangan ESG di sektor kehutanan Indonesia.

    Bagi mahasiswa, pelatihan ini memberikan wawasan baru mengenai peluang dan tantangan ESG saat ini, mulai dari kebutuhan akan transparansi, tuntutan pasar global, hingga inovasi yang dapat mendukung pengelolaan hutan secara berkelanjutan.
    Acara dibuka oleh Hermudananto, Ketua CDC-Forestry UGM, yang menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah nyata dalam memperluas wawasan mahasiswa mengenai tren global dan kebutuhan dunia kerja di sektor kehutanan.

    Acara ditutup dengan penyerahan souvenir dari CDC-Forestry UGM kepada Sahat Aritonang sebagai pembicara, serta kepada Aisyah Erawati Sileuw sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan kontribusinya dalam pelatihan ini. Melalui pelatihan ini, diharapkan mahasiswa kehutanan UGM semakin siap menghadapi tantangan masa depan dengan memahami peran ESG dalam pembangunan sektor kehutanan yang berkelanjutan

    Penulis : Hermudananto

  • |

    Persiapan Menuju Magister dan Doktor Kehutanan UGM melalui EPIC Workshop 2026

    Yogyakarta, 08 Mei 2026 – Dalam upaya mendukung pengembangan kapasitas akademik mahasiswa dan lulusan kehutanan yang berencana melanjutkan studi ke jenjang pascasarjana, International Forestry Students’ Association Local Committee Universitas Gadjah Mada (IFSA LC UGM) berkolaborasi dengan Unit Kerja Pengembangan Karir Fakultas Kehutanan UGM (CDC-Forestry UGM) menyelenggarakan EPIC Workshop 2026 bertajuk “Your Pathway to Forestry Graduate Studies at UGM: Mastering AcEPT & PAPs, Admissions, and Academic Readiness”. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 8 Mei 2026 ini menghadirkan berbagai narasumber berpengalaman untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai proses penerimaan mahasiswa pascasarjana UGM, strategi menghadapi AcEPT dan PAPs, serta persiapan akademik yang diperlukan untuk menempuh pendidikan magister dan doktoral. Workshop ini menjadi wadah yang bermanfaat bagi peserta dalam merencanakan langkah studi lanjut secara lebih terarah dan matang.

    Gambar 1. Sesi pembukaan.

    Sesi pembukaan terdiri atas empat rangkaian utama dan secara resmi dimulai pada pukul 08.00 WIB, dipandu oleh Master of Ceremony (MC). Kegiatan diawali dengan sambutan dari Project Officer, Radityas Pradnya P., yang menyampaikan tujuan pelaksanaan acara sekaligus menekankan pentingnya persiapan akademik dan administratif bagi calon mahasiswa pascasarjana dimana sekitar 50 peserta yang hadir secara daring berpartisipasi dalam kegiatan workshop ini.

    Sambutan berikutnya disampaikan oleh perwakilan CDC, Dr. Hairi Cipta, S.Hut., M.Agr., yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya workshop ini serta harapan agar kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang bermakna bagi seluruh peserta. Selanjutnya, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Kehutanan UGM, Ir. Dwiko Budi Permadi, S.Hut., M.Sc., Ph.D., IPU., turut memberikan sambutan dengan menekankan pentingnya mengikuti workshop sebagai sarana untuk memahami lebih dalam proses penerimaan program magister (S2) dan doktoral (S3) khususnya di Fakultas Kehutanan UGM.

    Beliau juga menjelaskan pentingnya AcEPT dalam mendukung pengembangan akademik dan profesional, serta peran PAPs dalam mempersiapkan mahasiswa untuk melanjutkan studi pascasarjana. Sebagai penutup, beliau mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan workshop ini secara optimal sebagai langkah awal dalam melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Gadjah Mada.

    Gambar 2. Sesi pertama, Master’s Degree Application Process and octoral Degree Application Process.

    Sesi pertama bertajuk Master’s Degree Application Process and Doctoral Degree Application Process dilaksanakan pada pukul 08.20–09.20 WIB dan diikuti oleh seluruh peserta. Sesi ini menghadirkan Emma Soraya, S.Hut., M.For., Ph.D., IPU sebagai pemateri mengenai proses pendaftaran program magister (S2) serta Prof. Ir. Eny Faridah, M.Sc., Ph.D., IPM sebagai pemateri mengenai proses pendaftaran program doktoral (S3).

    Dalam sesi ini, peserta memperoleh pemahaman komprehensif mengenai proses penerimaan mahasiswa pascasarjana di UGM, meliputi persyaratan administrasi, prosedur seleksi, mekanisme pengumpulan dokumen, hingga tahapan akhir registrasi mahasiswa. Selain itu, kedua pemateri juga menyoroti berbagai aspek teknis penting yang perlu diperhatikan oleh calon pendaftar agar proses pendaftaran dapat berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dokumentasi sesi pleno pertama ini disajikan pada Gambar 2.

    Gambar 3. Sesi ke-2, AcEPT: What is AcEPT?

    Workshop dilanjutkan dengan sesi kedua yang berlangsung pada pukul 09.30–11.30 WIB dan berfokus pada AcEPT (Academic English Proficiency Test), yang disampaikan oleh Novi Wulandari, S.S.,M.A. dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM. Pada sesi ini, peserta memperoleh pengenalan komprehensif mengenai struktur dan aspek teknis ujian AcEPT, meliputi format tes, jenis soal yang umum diujikan, serta strategi efektif dalam menjawab soal.

      Selain itu, pemateri juga membagikan berbagai tips dan metode pembelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris akademik peserta sebagai persiapan melanjutkan studi pascasarjana. Untuk memperdalam pemahaman peserta, sesi ini turut dilengkapi dengan diskusi interaktif dan tanya jawab, sehingga peserta dapat berkonsultasi secara langsung mengenai strategi belajar dan teknik persiapan menghadapi ujian AcEPT.

    Gambar 4. Sesi tiga, PAPs (Preparation, Technical Skills, and Question Review)

    Pada pukul 13.30–15.30 WIB, sesi ketiga mengenai PAPs (Graduate Academic Potential Test) dilaksanakan dengan materi yang disampaikan oleh Lusiana Yashinta Ellysa Putri, S.Psi., M.Sc. dari Fakultas Psikologi UGM. Sesi ini memberikan gambaran umum kepada peserta mengenai ujian PAPs, meliputi metode persiapan, strategi efektif dalam menyelesaikan soal, serta pembahasan contoh-contoh soal yang umum dijumpai dalam ujian. Selain pemaparan materi, peserta juga terlibat aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab secara langsung, sehingga memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pendekatan yang efektif dalam menjawab soal PAPs serta mempersiapkan diri menghadapi proses ujian.

    Gambar 5. Sesi empat, Quiz and Evaluation

    Pada pukul 15.30–15.50 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan sesi kuis interaktif yang dipandu oleh Master of Ceremony (MC) bersama pemateri AcEPT, Novi Wulandari, M.A. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan partisipasi aktif peserta sekaligus mengevaluasi pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan selama rangkaian workshop.

    Selanjutnya, pada pukul 15.50–15.55 WIB, peserta diminta untuk mengisi formulir evaluasi terkait pelaksanaan EPIC Workshop & Test. Evaluasi ini bertujuan untuk memperoleh umpan balik serta mengukur tingkat kepuasan peserta, yang selanjutnya akan digunakan sebagai bahan evaluasi dan pengembangan program serupa di masa mendatang.

    Pada pukul 15.55–16.00 WIB, EPIC Workshop secara resmi ditutup oleh Master of Ceremony (MC), yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemateri, peserta, sponsor, serta panitia atas kontribusi dan dukungan selama kegiatan berlangsung. Dalam sesi penutupan, peserta juga memperoleh informasi penting mengenai pelaksanaan serta prosedur administratif ujian AcEPT dan PAPs. Rangkaian kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bagian dari dokumentasi pelaksanaan workshop.

    Melalui rangkaian sesi yang informatif dan interaktif, EPIC Workshop 2026 berhasil memberikan wawasan, motivasi, serta bekal praktis bagi peserta yang bercita-cita melanjutkan studi pascasarjana di Universitas Gadjah Mada. Kegiatan ini tidak hanya membantu peserta memahami proses seleksi dan persyaratan akademik, tetapi juga mendorong mereka untuk mempersiapkan diri secara lebih optimal dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi. Sejalan dengan komitmen dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul, EPIC Workshop 2026 turut berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan akses terhadap pendidikan berkualitas dan penguatan kapasitas akademik generasi muda. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan untuk mendukung lahirnya calon-calon akademisi, peneliti, dan profesional kehutanan yang kompeten serta berdaya saing global.

    Penulis:

    Radityas Pradnya Prabawatirta

    Hermudananto

  • |

    Fakultas Kehutanan UGM dan PT Daemeter Consulting Teken MoU Pengembangan SDM dan Pelatihan di Sektor Kehutanan dan Lingkungan

    Yogyakarta, 19 Agustus 2025 – Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) menjalin kerja sama strategis dengan PT Daemeter Consulting melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) mengenai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pelatihan di Sektor Kehutanan dan Lingkungan. Penandatanganan MoU berlangsung pada Selasa, 19 Agustus 2025 di Fakultas Kehutanan UGM, dan dilakukan langsung oleh Ir. Sigit Sunarta, S.Hut., M.Agr., Ph.D, IPU., selaku Dekan Fakultas Kehutanan UGM, bersama dengan Aisyah Erawati Sileuw, Presiden Direktur PT Daemeter Consulting.

    Acara ini turut dihadiri oleh Prof. Ir. Widiyatno, S.Hut., M.Sc., Ph.D., IPM, selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama; Hermudananto, Ketua Career Development Center (CDC-Forestry UGM); serta Sahat Aritonang, Director of Technical Operations PT Daemeter Consulting. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Kehutanan UGM menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah penting untuk memperkuat peran fakultas dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan praktis di dunia kerja kehutanan dan lingkungan. “Kerja sama ini akan membuka ruang bagi mahasiswa dan alumni untuk memperoleh pengalaman, pengetahuan, serta pelatihan yang relevan dengan kebutuhan industri, sehingga semakin memperkuat daya saing mereka di tingkat nasional maupun global,” ujar Ir. Sigit Sunarta.

    Sementara itu, Aisyah Erawati Sileuw menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan sektor swasta dalam mewujudkan praktik kehutanan yang berkelanjutan. “Kami percaya bahwa sinergi dengan dunia akademik akan mendorong lahirnya inovasi, sekaligus meningkatkan kapasitas SDM di sektor kehutanan dan lingkungan. MoU ini menjadi fondasi awal dari berbagai program pelatihan dan pengembangan yang akan kita jalankan bersama,” ungkapnya. Melalui MoU ini, ruang lingkup kerja sama meliputi penyelenggaraan pelatihan, workshop, magang, pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri, serta kolaborasi dalam penelitian terapan.

    Dengan adanya kolaborasi ini, Fakultas Kehutanan UGM dan PT Daemeter Consulting berkomitmen untuk berkontribusi dalam penguatan kapasitas SDM kehutanan dan lingkungan di Indonesia, guna mendukung tercapainya pembangunan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *