CDC Forestry UGM Gelar Online Workshop “Mastering NVivo” untuk Perkuat Kapasitas Analisis Data Kualitatif


Yogyakarta, 9 September 2026 — Career Development Center (CDC) Forestry, Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), menyelenggarakan Online Workshop “Mastering NVivo: Mengubah Data Kualitatif Menjadi Wawasan Berkelanjutan” pada Rabu, 9 September 2026. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada pukul 15.30–17.00 WIB.
Workshop menghadirkan Lutfiyyah Roihanah, S.Hut. sebagai narasumber. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis dalam mengelola, menganalisis, serta memvisualisasikan data kualitatif menggunakan perangkat lunak NVivo.
Memperkuat Keterampilan Analisis Data Kualitatif
Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan pada konsep dasar qualitative data analysis dengan alur Data → Coding → Themes → Findings. NVivo diperkenalkan sebagai perangkat lunak yang dapat membantu peneliti mengorganisasi dan menganalisis data penelitian secara sistematis, termasuk transkrip, dokumen, PDF, catatan, audio/video, dan dataset.
Penggunaan NVivo menjadi relevan terutama ketika peneliti menghadapi data yang beragam dan dalam jumlah besar. Melalui NVivo, proses pengorganisasian data, penelusuran kutipan, coding, serta eksplorasi pola dapat dilakukan secara lebih sistematis. Perangkat lunak ini juga membantu peneliti mengorganisasi literatur dan menghubungkan data dengan kategori, tema, hingga interpretasi.
Pada sesi materi, peserta juga diperkenalkan dengan sejumlah konsep dasar dalam NVivo, antara lain Project, Files, Cases, dan Coding. Project menjadi ruang kerja utama penelitian, Files merupakan data atau dokumen yang dianalisis, Cases merepresentasikan unit analisis seperti informan, sedangkan Coding merupakan proses menghubungkan bagian data dengan node.
Dari Coding Menuju Temuan Penelitian
Workshop tidak hanya membahas proses memasukkan dan melakukan coding data, tetapi juga bagaimana hasil coding dapat dieksplorasi lebih lanjut untuk menghasilkan wawasan penelitian.
Setelah proses coding, NVivo menyediakan berbagai fitur untuk explore, visualize, dan interpret data. Peserta diperkenalkan pada fitur seperti Word Frequency, Text Search, Coding Query, dan Matrix Coding Query. Hasil analisis juga dapat divisualisasikan melalui Hierarchy Chart, Word Cloud, Project Map, dan Charts. Fitur-fitur tersebut dapat digunakan untuk membandingkan informan, melihat pola dan hubungan, serta menemukan perbedaan perspektif dalam data penelitian.
Secara umum, tahapan pengolahan data dalam NVivo meliputi import data, organize sources, create code, coding, explore & query, visualize, hingga interpret. Dengan alur tersebut, data mentah dapat diolah secara sistematis hingga menghasilkan tema dan temuan penelitian.
NVivo sebagai Alat, Peneliti Tetap Menjadi Pengambil Keputusan
Salah satu pesan penting dalam workshop adalah bahwa NVivo hanyalah alat bantu dalam proses penelitian. Perangkat lunak ini dapat membantu mengorganisasi data, mengelola coding, menemukan pola, membandingkan data, serta memvisualisasikan hasil. Namun, keputusan ilmiah tetap berada pada peneliti, mulai dari menentukan research question, memilih data yang relevan, membuat keputusan coding, menafsirkan konteks, hingga menarik kesimpulan.
Melalui kegiatan ini, CDC Forestry UGM mendorong peningkatan kapasitas mahasiswa, peneliti, akademisi, dan praktisi dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung proses penelitian yang lebih sistematis dan berbasis data.
Workshop “Mastering NVivo” sekaligus menjadi bagian dari upaya CDC Forestry UGM dalam menghadirkan kegiatan pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan akademik dan profesional, khususnya dalam menghadapi data dan pendekatan penelitian yang semakin beragam di bidang kehutanan dan lingkungan.
Penulis: Hermudananto


