|

CDC-Forestry UGM Gelar Serangkaian Kegiatan Pengembangan Karier dan Kolaborasi Internasional di Bulan Juni 2025

Pada bulan Juni 2025, Career Development Center (CDC) Fakultas Kehutanan UGM kembali menunjukkan komitmennya dalam mempersiapkan mahasiswa dan alumni menghadapi dunia kerja melalui serangkaian kegiatan pengembangan karier dan kolaborasi internasional. Kegiatan ini meliputi berbagai program inspiratif yang bertujuan memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi, serta membangun jejaring strategis di tingkat nasional dan internasional.
 
Salah satu kegiatan utama adalah Global Education Pathways yang diselenggarakan pada 14 Juni 2025. Dalam kegiatan ini, empat alumni UGM yang sedang menempuh studi di Australia, Jepang, Jerman, dan Amerika Serikat berbagi pengalaman mereka mendapatkan beasiswa internasional seperti LPDP, ADB-JSP, DAAD, dan Fulbright. Peserta yang mengikuti secara daring sebanyak 96 orang ini memperoleh wawasan lengkap mengenai peluang beasiswa, strategi aplikasi, serta pengalaman studi di luar negeri, sehingga dapat memotivasi dan mempersiapkan mereka untuk studi lanjutan di berbagai benua.
 
Selain itu, CDC-Forestry UGM bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar kegiatan Knowledge Sharing bertajuk “Raih Peluang, Jemput Mimpi, dan Jadilah Generasi Emas Indonesia” pada 18 Juni 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 23 peserta secara luring di Fakultas Kehutanan UGM dan bertujuan memotivasi generasi muda agar mampu mengembangkan potensi terbaiknya melalui berbagai peluang yang tersedia.
 
Dalam rangka pengembangan talenta, CDC-Forestry UGM juga menyelenggarakan Talent Development Class: Collabora-talk – The Art of Networking pada 26 Juni 2025. Kerja sama dengan Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM ini menghadirkan narasumber seperti Dr. Rangga Dachlan dan Hermudananto. Kegiatan daring ini membekali 35 peserta dari kelompok AGRO di UGM dengan strategi membangun jejaring profesional sejak masa kuliah, sehingga mereka dapat lebih siap bersaing di dunia kerja.
 
Selain kegiatan pengembangan individu, CDC-Forestry UGM turut aktif dalam mendukung pelaksanaan Tracer Study UGM 2025. Program ini bertujuan memetakan relevansi pendidikan, kesiapan kerja, dan kontribusi alumni Fakultas Kehutanan di berbagai bidang profesi. Data yang terkumpul akan menjadi dasar untuk pengembangan kurikulum dan strategi peningkatan daya saing lulusan, memastikan bahwa pendidikan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
 
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan akses informasi dan layanan karier, sejak 30 Juni 2025, situs resmi CDC-Forestry UGM dapat diakses di https://cdc-forestry.fkt.ugm.ac.id. Website ini menjadi pusat informasi mengenai peluang karier, pelatihan, lowongan pekerjaan, serta kegiatan kolaboratif yang relevan bagi mahasiswa dan alumni.
 
Dalam rangka memperluas jejaring dan peluang kolaborasi, CDC-Forestry UGM menjalin komunikasi awal dengan berbagai mitra potensial, seperti MiriCanvas (platform desain grafis online berbasis AI), Beehive Drones (solusi pemetaan dan monitoring berbasis drone), Daemeter (konsultan pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan), dan CarbonEthic (pengembang proyek karbon berbasis alam). Kemitraan ini diharapkan dapat membuka peluang magang, penelitian, kompetisi, dan program pengembangan kapasitas di bidang kehutanan dan lingkungan.
 
Seluruh rangkaian kegiatan ini secara langsung mendukung pencapaian beberapa Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 8 mengenai Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 13 tentang Aksi Iklim, SDG 15 terkait Kehidupan di Darat, dan SDG 17 mengenai Kemitraan untuk Tujuan. Melalui berbagai program ini, CDC-Forestry UGM berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dalam pengembangan kapasitas, memperkuat kesiapan karier mahasiswa dan alumni, serta memperluas jejaring kerjasama demi masa depan yang lebih berkelanjutan.
 
Penulis: Hermudananto

Similar Posts

  • |

    Pelatihan Sistem Manajemen Mutu SNI ISO 9001:2015 Bekali Mahasiswa dengan Kompetensi Dunia Kerja

    Yogyakarta, 22 April 2025 – Career Development Center Fakultas Kehutanan UGM (CDC-Forestry UGM) kembali mengadakan kegiatan pengembangan kapasitas mahasiswa melalui Pelatihan Sistem Manajemen Mutu SNI ISO 9001:2015, yang dilaksanakan di Auditorium Fakultas Kehutanan UGM pada Selasa, 22 April 2025. Kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi dengan MUTU Institute sebagai mitra pelaksana.
    Pelatihan menghadirkan narasumber Wahyu Riyadi, S.Si., M.M., yang memberikan materi komprehensif mengenai prinsip-prinsip Sistem Manajemen Mutu, termasuk penerapan siklus PDCA (Plan-Do-Check-Act) dan pentingnya dokumentasi sistem sesuai standar SNI ISO 9001:2015.

    Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 102 peserta yang mendaftar. Setelah dilakukan evaluasi melalui form umpan balik, sebanyak 68 peserta dinyatakan berhak menerima sertifikat partisipasi.
    Melalui pelatihan ini, para peserta mendapatkan pemahaman dasar mengenai sistem manajemen mutu yang sangat relevan dengan kebutuhan di dunia kerja, terutama dalam menunjang daya saing lulusan di lingkungan profesional dan industri. Diharapkan kegiatan ini menjadi bekal awal mahasiswa untuk menghadapi tantangan manajerial di masa depan.

    Penulis : Hermudananto
    Dokumentasi : Tim CDC Forestry

  • |

    Fakultas Kehutanan UGM dan PT Daemeter Consulting Teken MoU Pengembangan SDM dan Pelatihan di Sektor Kehutanan dan Lingkungan

    Yogyakarta, 19 Agustus 2025 – Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) menjalin kerja sama strategis dengan PT Daemeter Consulting melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) mengenai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pelatihan di Sektor Kehutanan dan Lingkungan. Penandatanganan MoU berlangsung pada Selasa, 19 Agustus 2025 di Fakultas Kehutanan UGM, dan dilakukan langsung oleh Ir. Sigit Sunarta, S.Hut., M.Agr., Ph.D, IPU., selaku Dekan Fakultas Kehutanan UGM, bersama dengan Aisyah Erawati Sileuw, Presiden Direktur PT Daemeter Consulting.

    Acara ini turut dihadiri oleh Prof. Ir. Widiyatno, S.Hut., M.Sc., Ph.D., IPM, selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama; Hermudananto, Ketua Career Development Center (CDC-Forestry UGM); serta Sahat Aritonang, Director of Technical Operations PT Daemeter Consulting. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Kehutanan UGM menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah penting untuk memperkuat peran fakultas dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan praktis di dunia kerja kehutanan dan lingkungan. “Kerja sama ini akan membuka ruang bagi mahasiswa dan alumni untuk memperoleh pengalaman, pengetahuan, serta pelatihan yang relevan dengan kebutuhan industri, sehingga semakin memperkuat daya saing mereka di tingkat nasional maupun global,” ujar Ir. Sigit Sunarta.

    Sementara itu, Aisyah Erawati Sileuw menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan sektor swasta dalam mewujudkan praktik kehutanan yang berkelanjutan. “Kami percaya bahwa sinergi dengan dunia akademik akan mendorong lahirnya inovasi, sekaligus meningkatkan kapasitas SDM di sektor kehutanan dan lingkungan. MoU ini menjadi fondasi awal dari berbagai program pelatihan dan pengembangan yang akan kita jalankan bersama,” ungkapnya. Melalui MoU ini, ruang lingkup kerja sama meliputi penyelenggaraan pelatihan, workshop, magang, pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri, serta kolaborasi dalam penelitian terapan.

    Dengan adanya kolaborasi ini, Fakultas Kehutanan UGM dan PT Daemeter Consulting berkomitmen untuk berkontribusi dalam penguatan kapasitas SDM kehutanan dan lingkungan di Indonesia, guna mendukung tercapainya pembangunan berkelanjutan.

  • |

    Pelatihan ESG dan Masa Depan Kehutanan Indonesia: CDC-Forestry UGM Hadirkan Praktisi Daemeter

    Yogyakarta, 19 Agustus 2025 – Career Development Center Fakultas Kehutanan UGM (CDC-Forestry UGM) menyelenggarakan pelatihan dengan tema “ESG dan Masa Depan Kehutanan Indonesia” pada Selasa (19/8) bertempat di Ruang Multimedia (A.303) Fakultas Kehutanan UGM. Kegiatan berlangsung pukul 14.00–16.00 WIB dan dihadiri oleh lebih dari 50 peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, dan praktisi kehutanan.

    Pelatihan menghadirkan Sahat Aritonang, Director of Technical Operation PT Daemeter, sebagai narasumber utama yang memaparkan pentingnya penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam membangun masa depan kehutanan yang berkelanjutan. Diskusi semakin menarik dengan kehadiran Aisyah Erawati Sileuw, Presiden Direktur PT Daemeter Consulting, yang turut serta dalam sesi tanya jawab untuk memberikan perspektif strategis terkait peluang dan tantangan ESG di sektor kehutanan Indonesia.

    Bagi mahasiswa, pelatihan ini memberikan wawasan baru mengenai peluang dan tantangan ESG saat ini, mulai dari kebutuhan akan transparansi, tuntutan pasar global, hingga inovasi yang dapat mendukung pengelolaan hutan secara berkelanjutan.
    Acara dibuka oleh Hermudananto, Ketua CDC-Forestry UGM, yang menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah nyata dalam memperluas wawasan mahasiswa mengenai tren global dan kebutuhan dunia kerja di sektor kehutanan.

    Acara ditutup dengan penyerahan souvenir dari CDC-Forestry UGM kepada Sahat Aritonang sebagai pembicara, serta kepada Aisyah Erawati Sileuw sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan kontribusinya dalam pelatihan ini. Melalui pelatihan ini, diharapkan mahasiswa kehutanan UGM semakin siap menghadapi tantangan masa depan dengan memahami peran ESG dalam pembangunan sektor kehutanan yang berkelanjutan

    Penulis : Hermudananto

  • |

    Enam Mahasiswa Fakultas Kehutanan dan Vokasi UGM Terseleksi Magang di PT. Royal Lestari Utama (Michelin)

    Career Development Center Fakultas Kehutanan UGM (CDC-Forestry UGM) kembali mencatat prestasi membanggakan dengan terpilihnya enam mahasiswa untuk mengikuti program magang di PT. Royal Lestari Utama (Michelin) dari total sepuluh pendaftar. Program magang ini tidak hanya memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk terjun langsung dalam dunia industri, tetapi juga menjadi ajang untuk memperdalam keilmuan melalui pengambilan data penelitian.

    Para mahasiswa yang terseleksi akan terlibat dalam berbagai proyek strategis, mulai dari praktik dan produktivitas petani karet, analisis kesehatan perkebunan karet, pemanfaatan kayu karet, hingga studi tantangan dan manfaat bagi petani, penelusuran rantai pasok karet rakyat, serta penelitian keberagaman dan pertumbuhan tanaman restorasi. Kegiatan ini akan berlangsung di berbagai unit bisnis (BU) perusahaan yang tersebar di Jambi dan Kalimantan, dengan durasi magang antara September 2025 hingga Januari 2026, dibimbing langsung oleh mentor profesional di masing-masing bidang.
    Keenam mahasiswa tersebut adalah Galuh Ramadhan, Fatchu Rahman, Naufal Ozora, Safiera Anindya, Rosalia Belle Islamae, dan Ardhian Sri Hermawan. Mereka akan memanfaatkan kesempatan ini untuk mengasah keterampilan teknis, memperluas jejaring profesional, serta memperkuat kompetensi dalam menghadapi tantangan nyata di dunia kerja. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata komitmen CDC-Forestry UGM dalam memfasilitasi mahasiswa agar siap bersaing di level nasional maupun internasional melalui pengalaman kerja lapangan yang relevan dan berbobot.

    Penulis: Hermudananto

  • |

    Sharing Session “Green Future, Green Career” Membangun Semangat Mahasiswa Menuju Karier Kehutanan Berkelanjutan

    Yogyakarta, 16 Oktober 2025 — Career Development Center Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (CDC-Forestry UGM) menyelenggarakan kegiatan Sharing Session bertajuk “Green Future, Green Career: Membangun Masa Depan Berkelanjutan melalui Kehutanan” pada Kamis (16/10) di Selasar Gedung The Integrated Forest Farming Learning Centre (IFFLC) Fakultas Kehutanan UGM.

    Kegiatan ini diikuti secara hybrid, baik luring maupun daring, dan dihadiri oleh mahasiswa dan alumni. Kegiatan ini bertujuan membuka wawasan mahasiswa tentang peluang karier di bidang kehutanan dalam konteks pembangunan berkelanjutan dan ekonomi hijau.

    Pelatihan menghadirkan lima narasumber inspiratif dari latar belakang yang beragam, yakni:

    • Nurpana Sulaksono – Kasubag TU Taman Nasional Gunung Merbabu,
    • Rendy Agung Firmansyah – CEO PT Trifos Internasional Sertifikasi (TRIC),
    • Wiryawan – Owner MEDJORA Café & Resto,
    • Imam A. El Marzuq – Global Lead Thriving Landscapes, Rainforest Alliance,
    • Ragita Wirastri – Manajer Promosi, Marketing & Komunikasi, Indonesian Forestry Certification Cooperation (IFCC).

    Acara dipandu oleh Hermudananto, Ketua CDC-Forestry UGM, yang juga bertindak sebagai moderator. Para narasumber membagikan pengalaman dan pandangan mereka tentang peran penting sektor kehutanan dalam menghadapi tantangan global, termasuk peluang karier di bidang konservasi, sertifikasi, wirausaha hijau, dan lembaga internasional.

    “Mahasiswa kehutanan memiliki peluang besar untuk berkontribusi dalam berbagai bidang, tidak hanya di lapangan, tetapi juga dalam inovasi bisnis dan kebijakan berkelanjutan,” ujar Hermudananto dalam sambutannya.

    Kegiatan ini turut dihadiri oleh Hero Marhaento, perwakilan alumni Kehutanan UGM angkatan 2000 (Wanawasa 2000) yang tengah merayakan reuni 25 tahun. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula seremonial penyerahan renovasi ruang CDC-Forestry UGM yang berlokasi di lantai 7 Gedung IFFLC, sebagai bentuk kontribusi alumni untuk mendukung pengembangan kapasitas dan kompetensi generasi muda forester.

    “Renovasi ruang CDC ini merupakan wujud nyata kepedulian alumni terhadap adik-adiknya di Fakultas Kehutanan. Kami berharap ruang ini dapat menjadi pusat pengembangan karier dan inovasi mahasiswa,” ujar Hero Marhaento.

    Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Ir. Dwiko Budi Permadi, S.Hut., M.Sc., Ph.D., IPU, memberikan sambutan penutup sekaligus apresiasi yang tinggi kepada alumni Kehutanan UGM angkatan 2000 atas dukungan dan kontribusinya bagi pengembangan kampus.

    “Sinergi antara mahasiswa, alumni, dan fakultas seperti ini adalah modal penting untuk membangun generasi forester yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global,” ujar Dwiko.

    Acara ditutup dengan penyerahan suvenir kepada para narasumber oleh Hairi Cipta, perwakilan CDC-Forestry UGM, serta sesi foto bersama seluruh peserta, narasumber, dan panitia sebagai penanda berakhirnya kegiatan penuh inspirasi ini.

    Melalui kegiatan ini, CDC-Forestry UGM berharap mahasiswa semakin termotivasi untuk menyiapkan karier di bidang kehutanan yang tidak hanya berorientasi pada pekerjaan, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

    Penulis: Hermudananto

  • |

    Kuliah Tamu Bersama Aida Greenbury: Mendalami Bioekonomi dan Transisi Hijau

    Yogyakarta, 13 Oktober 2025 – Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada melalui Career Development Center (CDC-Forestry UGM) bekerja sama dengan Keluarga Mahasiswa Manajemen Hutan (KMMH) sukses menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk “Kontestasi Bioekonomi Berkelanjutan dan Hilirisasi dalam Era Transisi Hijau” bersama Aida Greenbury, Board of Advisors di World Bioeconomy Forum.

    Kegiatan ini menjadi wadah inspiratif bagi mahasiswa dan akademisi untuk memperdalam pemahaman mengenai bioekonomi berkelanjutan, yang kini menjadi salah satu strategi global dalam transisi menuju ekonomi rendah karbon.

    Acara dibuka oleh Hermudananto, selaku Ketua CDC-Forestry UGM, dilanjutkan dengan sambutan dari Ir. Dwiko Budi Permadi, S.Hut., M.Sc., Ph.D., IPU, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Kehutanan UGM, serta Ketua KMMH Fakultas Kehutanan UGM yang menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa dan lembaga pengembangan karier dalam memperkuat wawasan global di bidang kehutanan dan bioekonomi.

    Turut hadir pula Prof. Dr. Ir. Sri Nugroho Marsoem, M.Agr., dosen pembimbing Ibu Aida Greenbury semasa beliau menempuh pendidikan S1 di Fakultas Kehutanan UGM, yang memberikan sambutan hangat dan apresiasi atas kontribusi Aida dalam memajukan isu keberlanjutan di tingkat internasional.

    Dalam pemaparannya, Aida Greenbury menguraikan pentingnya bioekonomi sirkular sebagai model ekonomi masa depan yang mengedepankan pemanfaatan sumber daya hayati secara berkelanjutan, berbasis inovasi, ilmu pengetahuan, dan konservasi keanekaragaman hayati. Ia menyoroti potensi besar Indonesia dalam pengembangan bioindustri berbasis kehutanan, agroforestri, dan biomassa, dengan tetap menjaga keberlanjutan ekosistem hutan dan hak masyarakat lokal.

    Materi yang disampaikan juga menyoroti tren global bioekonomi, termasuk kebijakan dari berbagai negara seperti Jepang dan Finlandia, proyeksi pasar kayu dalam bioindustri, serta tantangan lingkungan yang harus diantisipasi agar transisi hijau benar-benar inklusif dan berkeadilan.

    Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang sesi berlangsung. Lebih dari 100 peserta hadir secara luring dan daring, aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait peluang karier, inovasi, serta peran kehutanan dalam ekonomi berkelanjutan.

    Melalui kegiatan kolaboratif antara CDC-Forestry UGM dan KMMH, Fakultas Kehutanan UGM berkomitmen memperkuat jejaring akademik dan profesional mahasiswa dengan tokoh-tokoh global, guna membuka wawasan dan peluang karier di bidang kehutanan berkelanjutan dan bioekonomi masa depan.

    Penulis: Hermudananto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *